Situs resmi Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) telah dibajak. Ini terlihat dengan munculnya gambar tikus memegang pistol di website tersebut.

Ketika membuka situs PSSI pada Minggu (20/3), terpampang jelas di halaman muka situs tersebut, gambar tikus memegang pistol dengan tulisan ‘Stop Korupsi’.

“Situs ‘pssi-football.com’ kembali diserang hacker, yang kedua kalinya dalam tiga hari terakhir; penanggungjawab serangan pertama ‘soldier of Allah’, sedangkan yang terakhir adalah dari ‘aktivis tukang gorengan peduli indonesia’ belum bisa difahami, semangat apa yang diusung oleh kawan-kawan hacker ini; sekedar iseng atau memang disengaja, sbg dinamika terkait kongres PSSI 26 Maret dan 29 April nanti?” tulis Tubagus Adhi Priyanto, Wakil Bidang Media PSSI, di akun facebook-nya, Minggu (20/3/2011) pukul 16.20 WIB.

Selain tulisan ‘Stop Korupsi’, di bagian bawah halaman muka situs resmi PSSI tersebut juga ada tulisan ‘Stop Korupsi & Suap di Indonesia’ dan ‘Hacked by Aktivis Tukang Gorengan Peduli Indonesia’.

Selain mengganti gambar halaman utama situs PSSI, hacker ‘Aktivis Tukang Gorengan’ juga memblokir akses untuk masuk ke dalam situs tersebut.

Nampaknya masyarakat sudah terlalu muak akan kepengurusan yang buruk di PSSI saat ini, hingga mereka membajak situs resminya. Terbukti dengan kasus korupsi yang menggiring Ketua Umum Nurdin Halid sebagai tersangka, pada 2007 lalu.

untuk yg mau liad lokasi pengacakan.. nih di sini menuju langsung ke tekapeh

dan ternyata ga cuma tempe dan pisang aja bisa dideface am tukang gorengan situs sebesar PSSI juga bisa kena deface oleh tukang gorengan

Skill saya ternyata kalah jauh sama tukang gorengan😦
hi-tech mantaaaaaffff
Maju terus kang gorengan…

Sumber: gerobak

streez mode on

Posted: 10/04/2011 in Uncategorized

Tulisan pertamaku. Menurut hitunganku,

‘niat’ di blog saya. Mungkin pikiran saya baru terbuka saat ini mengapa menulis itu penting.
Ketika otak sudah tidak dapat menampung ide-
ide dan pemikiran yang selalu terlintas hingga
hanya teronggok menjadi sampah omongan
belaka. Saya mampu berkutat berjam-jam di depan
pc/hp ketika saya benar-benar niat
meluangkan ide-ide saya yang menurut Anda –
mungkin- sampah. Maafkan saya jika yang
saya tulis hanya sampah, karena memang saya masih cupu. Mungkin dengan saya mulai menulis sekarang, saya mampu menuangkan ide
saya lebih baik dengan tulisan daripada dengan
bicara. I hope so.
TALK LESS TO DO MORE